assalamu'alaikum.. smoga hari ini rahmat Allah menaungi kita smua

aa

Kamis, Juli 03, 2008

Stop Kekerasan Terhadap Anak


Hati ummi hujan gerimis, saking geregetannya sampai ga bisa lagi menangis.

Seorang bocah 3 tahun ditampar oleh ayahnya sendiri sampai terpelanting karena hal yang sangat sepele,karna ia bercanda terlalu seru dengan ibunya (mungkin membuat kegaduhan).Kekerasan fisik ini entah sudah berapa kali terjadi yang jelas kekerasan verbal sangat sering menghujani bocah lemah ini.Korban dari perseteruan orang tuanya yang tak kunjung mereda.

Ayah seharusnya bagaikan pohon bagi buah hatinya, melindungi , mengayomi , tempat berteduh dan mergelayut mesra. Bukan malah sebagai penjahat dalam rumah sendiri,teganya darah dagingnya sendiri memar akibat emosi yang tak bisa dikuasai.

Siapapun kita,apapun kondisinya..memposisikan anak sebagai korban ketidakmampuan kita mengontrol emosi dan egoisme adalah hal yang sangat keji dan mendzolimi makhluk kecil kesayangan Allah. Dan sepatutnya sang Ibu mati matian menyelamatkan dampak fisik dan psikis sang buah hati melebihi apapun...kalau memang ayahnya tak kunjung berubah.

Kita orang tua sepatutnya semaksimal mungkin menjaga jangan sampai konflik suami istri dilihat oleh anak-anak tercinta kita, biarlah mereka mempunyai masa kecil yang indah dan menyenangkan.

Buat mu sahabat,umi doakan agar dirimu diberikan ketetapan hati oleh Allah dan Allah menghadiahkan yang terbaik untuk jerih payah dan air matamu.Lakukan sesuatu secepat mungkin,selamatkan ke 2 berlianmu ..!!

Dibelahan bumi lain,seorang ayah tega-teganya memperlakukan anak sendiri seperti samsak tinju, hanya karena sang anak takut disunat. Hal sesepele itu?Bukankah sebenarnya dia hanya perlu sedikit dibujuk dan dibesarkan hatinya?

Dia cuma butuh ayahnya untuk melewati rasa takutnya, bukan malah dikecilkan hatinya bahwa anaknya penakut dan cemen. Dia butuh ayahnya untuk memegang erat tangannya melewati ketakutannya bertemu dokter dan memulai proses operasi kecil itu dan membantu mematahkan mitos teman-temannya bahwa disunat itu mengerikan (secara hari gini gitu lho teknologi sunat bisa dipilih dari mulai bengkong style ampe smart klamp bukan?). Dan dia butuh ayahnya untuk merangkulnya dan bilang "wah anak ayah hebat,ga sakit kan disunat?ntar ayah kasih hadiah deh habis anak ayah berani sih".

Mirisnya hati umi. Seharusnya ni ayah nih disekolahin dulu di parenting course dan mengupdate ilmu per-ayahan,jangan kepengennya doang punya anak tapi ga punya kemampuan sebagai seorang ayah (Berlaku juga bagi ibu2 yang hobby mendzolimi anak sendiri kayak di TV2).Smoga Allah selalu menuntun hati-hati kita.

3 komentar:

mama arya mengatakan...

duh bikin miris hatiku juga mbak....

tapi memang kadang anak usia 3 th tuh bnyk bngt godaannya sampe2 ortunya disaat emosi tak bisa membendung lari ke anak, semoga hal itu tdk tjd ke kita semua, amienn


btw, klo habis ngomel2 ke arya pasti deh diriku merasa berdosa, lalu yg ada kita sprti teletabis berpelukan dan saling memaafkan hehhehehe sudah bisa diajak diskusi soalnya

Zeeva Athena Cakranegara mengatakan...

amiiiiin.....

sebenarnya pengen ngomong banyak, tapi takut malah jadi mudarat, he..he...secara hati ini emosi berat

i just wish that i can do something bout it

yossy hamdan mengatakan...

bener sedih ya, masa anak kecil yg belom bisa apa2 diperlakukan kek gitu..

aplg klo km lewat perapatan senen tuh.. bnyk anak2 di ekspoitir ortunya buat minta2.. bayangin anak baru bisa jalan, dititah2 dijalan raya dan diajarin nadahin tangan... hiks.. hiks... mo nangis deh.. nulis ini aja, mataku udah ngembeng nih!

semoga mereka diberikan rejeki yg lebih, sehingga bisa hidup lebih beradab.. amin